Augy Syahailatua (1), Barbara G. Hutubessy (2), Frederik Rijoly (3) dan Hadidjah Tuanaya (3)
(1) UPT Balai KBL LIPI, Jl. J. Syaranamual, Poka 97233, Ambon. E-mail: augy001@lipi.go.id
(2) Jurusan PSP, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-Universitas Pattimura, Ambon
(3) Program Studi Ilmu Kelautan , Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan – Universitas Pattimura, Ambon
Abstrak
Koleksi sampel ikan terbang di perairan Ambon dan sekitarnya dilakukan 2005-2008. Sampel ikan terbang diperoleh dari hasil tangkapan dengan jaring insang hanyut yang dioperasikan oleh nelayan lokal di Desa Naku dan Desa Morela. Dari 670 individu sampel teridentifikasi 20 jenis, yang tergolong dalam 5 genera, yaitu Cheilopogon, Cypselurus, Excoetus, Hirundichthys dan Parexocoetus. Genus Cheilopogon teridentifikasi sebanyak 14 jenis, namun 6 jenisnya belum dapat teridentifikasi secara lengkap. Ada indikasi 2 dari 6 jenis Cheilopogon spp ini kemungkinan sebagai catatan baru “new record” ikan terbang di perairan Indonesia. Hirundichthys oxycephalus dan Cheilopogon spilonotopterus mendominasi sampel ikan terbang masing-masing sebanyak (35,7%), dan (22,2%). Dominasi H. oxycephalus mengindikasi adanya potensi perikanan telur ikan terbang. Keseluruhan ikan terbang yang tertangkap telah dewasa, bahkan beberapa jenis memiliki ukuran maksimum yang melebihi batas ukuran rujukan. Perairan Ambon dapat dijadikan salah satu lokasi studi ikan terbang, karena memiliki jenis ikan terbang yang tertinggi dibandingkan wilayah lain di Indonesia.
Kata kunci: ikan terbang, keragamana jenis, struktur ukuran, Ambon
Catatan:
Naskah lengkap makalah ini dalam format pdf dapat diperoleh secara gratis dengan permintaan kepada redaksi jurnal
Outline Makalah:
1. Pendahuluan
2. Bahan dan Metoda
3. Hasil
3.1. Komposisi Jenis
3.2. Deskripsi Specimen Ceilopogon
3.3. Struktur Ukuran
4. Pembahasan
5. Kesimpulan
Daftar Pustaka
